Hal Apa Saja yang Perlu Disiapkan Ketika Akan Berkurban?


Idul Adha 1440 H tinggal menghitung hari. Semua muslim di dunia sedang bersiap menyambutnya. Bahkan sebagian muslim sudah berencana untuk berkurban dengan membeli atau memesan hewan kurban. Sebagian lagi baru berniat untuk berkurban, ada juga yang belum terpikirkan untuk berkurban. Hakikatnya, berqurban merupakan bentuk dari keikhlasan dalam memberi dan ketaatan kepada Allah SWT.
Mari kita flashback ke kisah nabi Ibrahim yang diperintahkan Allah untuk menyembelih putranya sendiri, nabi Ismail. Nabi Ibrahim ikhlas mengurbankan putranya demi ketaatan kepada Allah. Nabi Ismail pun ikhlas menjadi qurban, juga sebagai bentuk ketaatan kepada Allah. Ternyata hal itu hanya ujian, setelah Allah tahu bahwa nabi Ibrahim dan nabi Ismail ikhlas, Allah mengganti wujud nabi Ismail dengan hewan ternak berupa domba jantan dari surga yang gemuk dan sehat.
Hewan yang dijadikan kurban biasanya adalah hewan ternak berupa kambing, sapi, kerbau, unta, dan  domba.
Lalu, apa saja yang perlu disiapkan ketika akan beribadah kurban? Cek poin di bawah ini.

1. Niat yang baik
Berkurbanlah dengan niat ibadah karena Allah, juga karena ingin membantu sesama.
Maka laksanakanlah sholat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah). (QS. Al Kautsar:2)

2. Kemampuan
Sudah mampukah kita membeli hewan kurban? kalo sudah mampu, ya kenapa tidak. Karena berkurban memang disyariatkan kepada yang mampu. Tidak akan rugi orang yang memberikan sebagian hartanya untuk sesama.

3. Hewan Kurban
Pilih hewan yang akan dijadikan kurban dan sesuaikan dengan isi kantongmu. Jika kamu hanya sendiri, maka kamu bisa memilih kambing atau sejenisnya. Tapi kalau ingin berkurban sapi atau unta, maka diperbolehkan patungan maksimal sebanyak 7 orang.

4. Sesuaikan dengan syarat berkurban
Hewan yang belum cukup umur belum boleh dijadikan kurban
Hewan yang boleh dijadikan kurban adalah hewan yang sudah cukup umur untuk disembelih. Seperti kambing yang usianya minimal sudah 1-2 tahun, domba dengan usia minimal 6 bulan, sapi dengan usia minimal 2 tahun, dan unta dengan usia minimal 5 tahun. Selain itu, hewan tersebut harus sehat, gemuk, tidak cacat, dan tidak terlampau tua. Diutamakan hewan jantan.

5. Sesuaikan dengan ketentuan berkurban
Kurban dilaksanakan setelah sholat Idul Adha sampai hari tasyrik (11,12,13 Dzulhijjah). Orang yang berniat berkurban tidak boleh memotong kuku dan rambut di 10 hari pertama Dzulhijjah sampai selesai ia berkurban.
“Siapa saja yang ingin berkurban dan apabila telah memasuki awal Zulhijah (1 Zulhijah), maka janganlah ia memotong rambut dan kukunya sampai ia berqurban.” 
(HR. Muslim no. 1977 bab 39 halaman 152)

6. Adab dalam berkurban
Okezone News
Selain itu, saat penyembelihan hewan kurban, kita harus memenuhi ketentuan adab dan syariat. Seperti membaringkan hewan di sisi kiri, tidak mempertontonkan penyembelihan hewan dengan hewan lainnya, menggunakan pisau yang tajam agar tidak menyakiti hewan, tidak memperlihatkan pisau/alat potong kepada hewan yang akan disembelih, membaringkan hewan ke arah kiblat, mengucapkan asma Allah, serta tidak mematahkan leher hewan sebelum hewan tersebut benar-benar  mati.

7. Untuk menjaga lingkungan, usahakan tidak menggunakan kantong plastik saat membagikan hewan kurban.
Greenpeace Indonesia
Sampah plastik merupakan sampah yang tidak mudah untuk hancur; dibutuhkan 100-500 tahun agar terurai sempurna dengan tanah. Sampah plastik sangat mencemari tanah, air, laut, bahkan udara. Ada baiknya kita menggunakan wadah yang ramah lingkungan, seperti daun pisang, bakul, atau daun talas untuk mengurangi sampah plastik agar lingkungan kita tetap terjaga. Beberapa daerah di Indonesia juga sudah melarang masyarakatnya menggunakan kantong plastik untuk pembagian hewan kurban. Karena dampak buruk dari 'perkembangbiakan' sampah plastik ini sangat besar sekali bagi masa sekarang dan masa depan.


Daging (hewan kurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kamu. Demikianlah Dia menundukkannnya untukmu agar kamu mengagungkan Allah atas petunjuk yang Dia berikan kepadamu. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik. 
(QS. Al Hajj: 37)

Tidak ada komentar