Tafakur Alam ke Air Terjun Tri Muara Karang Bersama MRI Rejang Lebong


Sudah lama aku penasaran sama air terjun ini, air terjun perawan katanya. Sebab belum banyak yang berkunjung ke sini. Akhirnya, tanggal 31 Maret 2019 kemaren aku berhasil menginjakkan kaki di air terjun ini bersama adik-adik personil MRI Rejang Lebong.
Air terjun Tri Muara Karang, begitu orang menyebutnya. Terletak di Desa Belitar Seberang, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong. Ada dua rute menuju air terjun, yang pertama dari desa Sindang Jati, yang kedua melalui desa Belitar Muka. Saat itu kita masuk melalui desa Sindang Jati. Jalan menuju desa sudah sangat bagus, aspal, bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Diperjalanan menuju desa Sindang Jati, kita akan banyak melewati desa-desa lain yang begitu rapi dan sejuk sarta kebun-kebun sayur dan panorama pegunungan yang indah.
Saat pergi, kita semua menggunakan motor. Tiba di desa, kita masuk ke sebuah gang di sebelah kiri jalan. Gang ini sedikit menurun, dengan jalan tanah. Di gang inilah rute masuk ke air terjun Tri Muara Karang. Awalnya, kupikir jalannya hanya tanah, tapi setelah 50 meter, jalannya semakin ekstrim; penuh dengan bebatuan yang lumayan besar-besar. Kiri kanan jalan merupakan kebun sayur dan kebun kopi. Karena aku merasa tidak sanggup membawa motorku dengan medan bebatuan itu, aku menyerahkan motorku kepada salah satu adik personil MRI. Akhirnya aku jalan kaki, bersama adik-adik lain yang juga lebih memilih jalan kaki.
Perjalanan dari depan gang sampai ke pos air terjun lumayan jauh, sekitar kurang lebih 1 jam. Mungkin karena kita baru pertama kali, makanya agak lama. Aku tidak menghitung berapa km perjalanan, tapi kuperkirakan sekitar 2 km lebih. Perjalanan yang lumayan melelahkan karena medannya yang cukup ekstrim. Kasian kakiku, dan motorku..wkwk
Jalanan kembali bertambah ekstrim ketika hampir tiba di pos air terjun, karena terdapat tebing yang curam, dengan dua jalur semen selebar kurang lebih 40 cm.
Lokasi pos air terjun berupa sebuah pondok dengan sebuah lapangan yang luas dilengkapi fasilitas tempat parkir, ruang ganti, dan toilet. Kita istrahat sebentar di sini, kemudian lanjut menuju air terjun.
Medan menuju air terjun adalah tebing yang curam dengan tangga-tangga tanah. Sebagian tangga ada yang memiliki ketinggian yang sulit dijangkau oleh kaki. Ada juga tebing yang di sisinya terdapat tali sebagai bantuan untuk turun atau memanjat. Sekitar 20 menit kita tiba di bawah, dan perasaan lelah diperjalanan seketika ambyarr ketika melihat air terjun yang sangat indah ini.

Pesona Air Terjun Tri Muara Karang
Air terjun Tri Muara karang memiliki ketinggian sekitar 100 m. Saat tiba di bawah, tubuh kita bermandikan bulir-bulir embun yang berasal dari percikan air terjun, terasa sangat sejuk dan adem. Adik-adik MRI yang memang niat mau mandi disini langsung mendekati air terjun dan mandi beramai-ramai. Setelah mandi, kita makan bareng-bareng diatas bebatuan sambil menikmati pemandangan air terjun.
Puas menikmati pesona air terjun, kita kembali naik ke atas. Rupanya tak sampai disitu, adik-adik MRI mengajak mandi lagi di kolam air panas, tak jauh dari lapangan. Aku baru tahu kalo disana juga ada kolam air panas. Wah, keren ni, mirip suban.. pikirku.
Air terjun Tri Muara Karang sangat cocok untuk liburan bersama teman-teman, sahabat, keluarga, dan organisasi ataupun komunitas. Tapi aku tidak merekomendasikan liburan ini untuk balita dikarenakan jalannya yang ekstrim. Untuk kendaraan bermotor, seperti roda dua, berdasarkan pengalaman kita kemaren, kayaknya motor matic gak cocok masuk kesana. Dan butuh kendaraan roda empat yang khusus untuk masuk kesana, karena kalo pake mobil biasa, dikhawatirkan akan nyangkut mengingat jalan yang sangat tidak rata.
Biaya masuk ke air terjun adalah Rp 10.000,00/motor dengan muatan 2 orang. Objek wisata ini sebenarnya sangat berpotensi ramai pengunjung seandainya akses jalan kesana bagus dan lancar. Sebab, ini pertama kalinya aku melihat air terjun paling bagus di wilayah Rejang Lebong, ditambah lagi ada permandian air panasnya dan juga lapangan yang luas. Cocok buat camping.
 
Briefing sebelum menuju Air Terjun

Sekilas tentang MRI,
 
MRI adalah singkatan dari Masyarakat Relawan Indonesia, merupakan organisasi independen yang bertujuan untuk membela kepentingan dan hak-hak masyarakat dengan berorientasi pada pembangunan masyarakat sipil yang kuat. Saat ini, MRI Rejang Lebong lebih berfokus pada kegiatan kerelawanan membantu sesama yang sangat membutuhkan. Sudah banyak kegiatan yang dilakukan, seperti menggalang dana untuk anak-anak/orang tua yang sakit, membagikan bantuan kepada korban bencana alam dan kepada masyarakat yang membutuhkan.

 






Tidak ada komentar